Peternak Go Online

Kenapa Wirausaha Penggemukan Sapi Perlu Digalakkan?

Kita ketahui bersama, mahalnya harga daging sapi ini bukan murni kesalahan dari pemerintah, pemerintah telah berupaya dalam menangani kasus yang satu ini dengan cukup baik. Namun, baik itu bukan berarti menyelesaikan segalanya. Pemerintah lebih memilih untuk impor daging sapi sebagai solusi untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Andaikan para peternak sapi di beberapa daerah di indonesia mau untuk ikut berpartisipasi aktif meningkatkan taraf produksi dan memaksimalkan pola pembesaran sapi potong, tentu tidak akan sesulit ini. Kebanyakan dari para peternak kecil berpikir bahwa ternak sapi hanyalah usaha sambilan. Memang, keuntungannya 3-5 juta sudah menggiurkan untuk sekali gebrakan, namun jika skala produksi hanya stagnan dan tidak berani untuk berkorban memperbesar jumlah produksi, maka selamanya kita hanya akan menjadi pupuk bawang saja. Inilah pentingnya digalakkan kembali usaha penggemukan sapi di berbagai daerah di Indonesia.

Negara kita merupakan negara tropis yang didalamnya banyak sekali sumber daya yang dapat digali. Contoh, kita tidak perlu repot dalam mencari pakan untuk sapi yang digemukkan, sudah ada berbagai jenis pakan alami yang disediakan oleh alam dan teknologi pakan buatan yang kualitasnya bisa bersaing dengan pakan dari luar atau impor, hampir semuanya mudah didapat.

Tinggal bagaimana kesadaran dan kesabaran para peternak lokal dalam menjalankan usaha ini. Ketika para peternak mau bergerak untuk menyelamatkan produksi sapi lokal, maka secara langsung kita semua para peternak telah berperan aktif membantu pemerintah dalam menghemat devisa. Di bawah ini beberapa keuntungan menjalankan bisnis sapi potong di Indonesia :

  • Tidak rumit, segalanya sudah tersedia.
  • Permintaan sangat besar / sudah pasti laku.
  • Waktu panen singkat, antara 3-6 bulan.
  • Limbah bekas sapi semuanya dapat dijual kembali.
  • Dapat meningkatkan pendapatan peternak kecil secara berkala.
  • DLL

Kebanyakan para peternak tidak sadar akan hal ini dan takut setelah melihat banyaknya modal yang dibutuhkan. Padahal saat ini masyarakat sudah dimudahkan dengan tehnologi dan pengetahuan yang moderen tentang budidaya peternakan.

Dengan berani mengambil resiko, itu berarti sudah ada inisiatif untuk mengembangkan usaha guna memperoleh kehidupan yang lebih mapan. Selain itu, demi tercukupinya kebutuhan daging di indonesia.

Di Indonesia budidaya peternakan sapi potong mayoritas masih dengan pola tradisional dan skala usaha sambilan. Ini disebabkan karena besarnya investasi jika dilakukan dengan skala besar dan budidaya modern, namun sebenarnya skala usaha kecilpun jika dilakukan dengan prinsip budidaya modern, akan mendapatkan keuntungan yang baik.

Salah satu cabang ilmu budidaya peternakan sapi adalah usaha ternak sapi. Memang usaha ini memerlukan ketelitian dan kesabaran khusus dalam menjalankannya.

Lalu bagi anda para calon peternak sapi sukses sangat perlu untuk membekali diri dengan pengetahuan lengkap seputar bisnis sapi potong. Karena seperti yang kita ketahui bersama, mengurus ternak sapi memerlukan tenaga lebih jika dibandingkan ternak lainnya. Untuk itu mari kita bahas bagaimana bisnis sapi potong yang baik dan benar agar usaha ternak sapi kita berjalan lancar dan menguntungkan.

Saat ini, usaha ternak sapi potong yang paling mengguntungkan adalah penggemukan. Memelihara sapi dari ukuran bakalan hingga ukuran siap di potong.

Sapi Potong atau juga disebut sebagai sapi pedaging, adalah jenis sapi yang dikhususkan untuk dipelihara guna diambil manfaat dagingnya. Waktu penggemukan sapi potong biasanyanya adalah 4-5 bulan. Dalam jangka waktu   5 bulan tersebut diharapkan terjadi pertumbuhan daging dan lemak pada sapi potong yang diternak. Karena memang pada dasarnya sistem penggemukan sapi potong sendiri adalah sistem yang memanfaatkan potensi genetik sapi potong untuk tumbuh dan menyimpan lemak dalam waktu maksimal antara 4-5 bulan.

Kendala Dalam Usaha Penggemukan Sapi.

Memang benar usaha ini relatif mudah dan sangat menguntungkan jika kita memiliki modal yang cukup. Akan tetapi bukan berarti tidak akan ada kendala dalam perjalanan kita nanti.

Untuk itu kita perlu menghitung kemungkinan terburuk yang akan datang di tengah usaha. Ada beberapa poin yang di himpun dari pengalaman kami bhumiandhini.com  menjalankan bisnis penggemukan sapi potong ini. Beberapa poin tersebut diantaranya:

  • Susah mendapatkankan bakalan sapi yang benar – benar berkualitas
  • Terkadang harga pakan sapi semakin meningkat namun harga daging sapi tetap stabil.
  • Serangan penyakit terutama saat pergantian musim.
  • Obat – obatan sederhana seperti obat cacing dll.
  • Pemberian pakan buatan dan nutrisi memakan biaya cukup besar sehingga berimbas pada bobot sapi.
  • Kurangnya dukungan dari Instansi terkait untuk penjualan dan pemasaran sapi yang sudah siap jual apalagi untuk pemain baru.
  • Modal awal yang cukup besar serta kurang difasilitasi, sehingga kebanyakan masyarakat hanya memelihara sapi alakadarnya tanpa tujuan bisnis yang jelas.

Kendala – kendala tersebut sebenarnya bisa kita atasi satu persatu, sebagai contoh kita dapat meminimalisir penyakit dan hama jika kita rutin memeriksakan sapi pada dokter hewan setempat. Untuk pakan buatan dan nutrisi yang memakan biaya cukup banyak, bisa kita tekan biayanya dengan cara bekerja sama dengan para peternak sekitar kita.

Jika kita membeli vitamin dan konsentrat dengan jumlah banyak pastinya akan lebih murah. Untuk fasilitas dan kemudahan dari Instansi, sebaiknya kita tunjang dengan hasil produksi kita, jika kita dari awal sudah berusaha maksimal hingga usaha kita menjadi usaha unggulan di suatu daerah, maka Instansi tersebut secara otomatis akan menjalin kerjasama dengan kita dan akan banyak fasilitas yang didapatkan seperti penjualan dan sebagainya.

Aspek Aspek Yang Harus Diperhatikan Dalam Bisnis Penggemukan Sapi Potong

1. PEMILIHAN BAKALAN SAPI POTONG

Bakalan sapi potong merupakan salah satu faktor yang penting, karena sangat menentukan hasil akhir bisnis sapi potong. Pemilihan bakalan memerlukan ketelitian serta pengalaman. Sapi yang akan digunakan sebagai bakalan sapi potong sebaiknya adalah sebagai berikut:

  • Sapi jantan muda yang telah mencapai tingkat dewasa.
  • Telah berumur antara 1 hinga 1,5 tahun.
  • badan sapi kurus dan sehat.
  • Bobot minimal adalah 200 kg.
  • Bentuk tubuh sapi panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm.
  • Badan sapi kurus, tulang tulangnya menonjol, tetapi tetap sehat (kurus dikarenakan kurang pakan bukan karena sakit).
  • Pandangan mata sapi bersinar cerah dan bulu halus.
  • Kotoran sapi normal.

Jenis-jenis sapi potong yang di budidayakan di Indonesia :

  • Sapi Bali.
  • Sapi Madura.
  • Sapi Brahman.
  • Sapi Angus.
  • Sapi Brangus (sapi brahma angus).
  • Sapi Hereford.
  • Sapi Charolais.
  • Sapi Ongole.
  • Sapi PO (sapi¬† peranakan ongole).
  • Sapi Limousin.
  • Sapi Shorthorn

2. Marketing.

Tingkat pertumbuhan pengguna internet yang menunjukan trend positif setiap tahunnya ditambah dengan meningkatnya jumlah pengguna handphone, hal tersebut secara tidak langsung telah berdampak pada bisnis peternakan di indonesia. Jika dulu peternak memasarkan bisnisnya dari pasar ke pasar, dari peternak ke peternak. Sekarang ini peternak mulai banyak yang memanfaatkan layanan di internet seperti sosial media, website dan sebagainya sebagai sarana pemasaran bisnis sapi potong yang sedang dijalankan.

Hadirnya website Bhumi Andhini sebagai upaya kami peternak di yogyakarta menangkap peluang tersebut, kami mulai membuat akun sosial media seperti facebook, instagram, twitter, terus kemudian membuat website, blog google my business, youtube dan aset digital lainnya.

Website yang dibuat tidak hanya berfungsi sebagai media pemasaran untuk mengenalkan bisnis sapi potong kita ke khalayak ramai, tetapi lebih luas mencakup perkembangan kinerja bisnis, jaringan kerjasama hingga publikasi kegiatan bisnis serta menjalin hubungan dengan pihak luar.

Website sebagai media kami terhubung dengan para peternak dari seluruh indonesia, selama 4 tahun ini telah cukup banyak membantu kami dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis. Kami pernah bekerja sama dengan Pemprov Riau untuk memberikan pembelajaran bisnis sapi potong kepada 150 orang petani dan peternak dari Riau.

Jika ingin membuat website, kami menyarankan untuk menggunakan hosting terbaik milik domainesia, kami telah menggunakan layanan domainesia 4 tahun terakhir. Pelayanannya sampai sejauh ini masih yang terbaik, harga yang ditawarkan juga relatif murah dan bersaing.

Kemudian jika ingin punya server sendiri yang stabil, aman dan engga pernah down, Langsung saja klik VPS Indonesia terbaik untuk mendapatkan informasi lebih detail.

Berbagai sumber.