Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan Diare pada Ternak

Diare tidak hanya menyerang manusia saja. Penyakit yang satu ini bisa menyerang hewan ternak seperti kerbau, sapi, kambing, kuda, unggas, kelinci, itik, ayam, angsa, bebek, dan lain sebagainya. Terdapat berbagai macam faktor yang mampu membuat ternak terserang diare. Sama seperti manusia, diare pada ternak merupakan salah satu kondisi dimana sistem pencernaan memiliki pergerakan cairan yang bermasalah. Salah satu hal yang cukup terlihat dan disebabkan oleh diare adalah dehidraasi atau kehilandan cairan dalam tubuh. Ketika diare, hewan ternak tentu akan mengeluarkan kotoran. Biasanya, kotoran ini juga mengandung elektrolit dan berbagai garam mineral. Hal inilah yang mampu membuat ternak menjadi stres dan depresi. Keseimbangan kimiawi tubuh jadi berubah dan mampu berujung pada kematian.

Pada umumnya, diare sendiri dibagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah disebabkan karena nutrisi yang tidak seimbang dan yang kedua disebabkan karena adanya infeksi oleh mikroorganisme.

 

 

Diare yang disebabkan karena adanya nutrisi yang tidak seimbang

Biasanya, kategori diare yang satu ini disebabkan karena adanya perubahan yang cukup mendadak untuk program pemberian pangan. Misalnya, jika biasanya hewan ternak hanya mengkonsumsi susu untuk sumber nutrisi, namun ketika hewan ternak menjadi dewasa, ia akan diberikan hijauan dan makanan serat untuk suplemen tubuh. Selain itu, bisa juga disebabkan jika susu yang diberikan terlalu dingin, tidak sesuai dengan takaran seperti biasanya, atau sudah basi.

Diare bukanlah salah satu penyakit yang membuat ternak mengalami kematian. Biasanya, diare yang disebabkan karena adanya nutrisi yang tidak seimbang ini mampu membuat tubuh hewan ternak jadi cepat lemah. Jika tidak ditangani secepatnya, maka ternak bisa terserang berbagai penyakit yang lebih parah lainnya.

Diare yang disebabkan karena adanya infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme

Diare yang satu ini menjadi salah satu masalah yang cukup besar bagi hewan ternak terutama pada sapi dan kambing. Diare yang disebabkan karena adanya infeksi ini bisa terjadi akibat infeksi oleh bakteri, protozoa, ataupun virus. Sehingga, pastikan Anda mengidentifikasikan apa yang menyebabkan hewan ternak mengalami diare. Setelah mengidentifikasinya, lakukan perbaikan atas hal yang salah, dan lakukan pengobatan. Ini adalah langkah penting yang harus dilakukan untuk mencegah diare pada ternak.

Infeksi Bakteri

Bakteri yang menyerang hewan ternak ini memproduksi suatu zat yang sifatnya racun dan mampu membuat dinding usus ternak terganggu. Biasanya, reaksi yang akan diberikan oleh sistem pencernaan adalah dengan memompa air dalam jumlah yang sangat banyak atau berlebihan pada usus. Air ini dipompa bertujuan untuk membuat racun yang ada di usus hilang. Bakteri yang bertanggung jawab pada infeksi sistem pencernaan hewan ternak ini adalah Salmonella, Clostridium, dan E.Coli.