Penyakit Surra Pada Sapi

Terdapat berbagai macam penyakit yang menyerang sapi dan mampu mengakibatkan kematian jika tidak ditangani dengan segera. Salah satu penyakit yang menyerang sapi dan cukup popler adalah Penyakit Surra. Penyakit yang disebabkan oleh trypanosoma evansi ini memindahkan parasit dari sapi yang sakit ke sapi yang lain. Vektor yang menyebarkan parasit penyebab penyakit surra adalah binatang sejenis lalat seperti stomoxys, tabanus, lyperosia, dan chrysop. Ketika sapi sudah terkena penyakit surra, maka bobot sapi akan turun dengan drastis. Biasanya, lalat ini akan menghisap darah sapi di pagi atau sore hari.

Penyakit surra tidak hanya ditularkan lewat lalat penghisap darah saja. Namun, juga bisa melalui binatang dengan golongan Arthropoda seperti musca, anopheles, caplak, dan kutu. Penyakit ini juga bisa ditularkan lewat darah dari daging sembelih yang menderita penyakit surra.

 

 

Biasanya, penularan penyakit surra akan terjadi dengan sangat cepat saat musim hujan tiba. Hal ini dikarenakan pada musim hujan, kondisi disekitar kandang basah dan banyak air yang menggenang. Disinilah lalat akan berkembang biak dengan mudahnya. Sehingga, penyakit ini perlu diwaspadai ketika musim hujan tiba.

Apabila seekor sapi sudah terlanjur terkena penyakit surra, berikut ini adalah gejala yang akan ditimbulkannya.

  1. Badan lesu dan lemah. Sapi jadi tidak kuat untuk berdiri terlalu lama
  2. Nafsu makan menurun
  3. Keluar cairan dari hidung dan mata. Cairan ini akan keluar dalam frekuensi yang cukup sering.
  4. Sering mengalami demam
  5. Bulu meremang
  6. Adanya pembengkakan dibawah dagu
  7. Temperatur naik atau tinggi
  8. Apabila penyakit ini sudah menyerang saraf, maka sapi akan kejang – kejang, jalan dengan sempoyongan, lumpuh pada sebagian organ tubuh atau seluruh organ tubuh, dan berputar – putar.

Penyakit surra tidak hanya menyerang sapi saja. Namun, juga bisa menyerang ternak lainnya seperti kerbau. Apabila penyakit ini menyerang kerbau, maka kerbau tersebut akan mengkonsumsi tanah dari pada rumput.

Usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan penyakit surra adalah memberantas lalt penghisap darah, memberikan makanan yang bergizi pada sapi, dan menjaga kebersihan kandang sapi. Penting halnya untuk memberikan beberapa obat – obatan untuk menjauhkan sapi dari penyakit surra. Misalnya aritrycide prosalt, qumapyramme, suramin atau naganol, dan isometamidium.

Apabila sapi sudah terkena penyakit surra, maka diperlukan pengobatan secepatnya sehingga tidak menyebar ke ternak yang lain dan tidak menyebabkan kematian pada sapi itu sendiri. Obat yang populer digunakan adalah Suramin (Bayer, Naganol), dan Isometamidium chiorida (specia, Trypamldium). Namun, pemberian suramin dinilai lebih efektif diibandingkan Isometamidium chiorida. Pastikan untuk memberikan Suramin 10 miligram setiap kilogram di 10% larutan yang sudah dibenikan. Apabila ingin menggunakan Isometamidium chiorida, berikan Isometamidium chiorida dengan dosis 2 miligram setiap kilogramnya.

Berbagai sumber.