Pemilihan Lahan yang Baik Untuk Peternakan Sapi

Ketika seseorang akan memulai bisnis di bidang ternak sapi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Tidak hanya bakalan sapi dan modalnya saja. Pemilihan lahan untuk peternakan juga perlu diperhatikan agar menghasilkan manfaat yang maksimal. Beberapa pihak yang membutuhkan dan diperlukan akan semakin dipermudah aksesnya menuju peternakan Anda. Berikut ini adalah ulasan mengenai pemilihan lahan yang baik untuk peternakan sapi.

Hal pertama yang harus menjadi perhatian adalah tingkat kesehatan dari lahan tersebut. Jangan memilih lahan yang sudah terbukti bermasalah. Hal ini hanya akan membuat Anda mengalami berbagai kesulitan nantinya. Misalnya, lahan tersebut sebelumnya adalah daerah endemi penyakit, tempat pembuangan akhir (TPA), dan lokasi pembuangan limbah beracun. Walaupun kawasan tersebut sudah terbukti aman sekarang, lebih baik mencari lahan lain yang dinilai lebih aman dan memiliki sejarah yang baik.

 

 

Hal kedua yang harus menjadi perhatian adalah letaknya dengan sumber air. Penting halnya untuk memilih lahan peternakan yang berdekatan dengan sumber air bersih. Ini bertujuan untuk mempermudah ternak mendapatkan air bersih. Air bersih disini tidak hanya untuk minum saja. Namun juga untuk kepentingan sanitasi, mandi sapi, dan pembersihan kandang. Apabila letak lahan peternakan jauh dari air bersih, maka banyak aktivitas akan terhambat kelancarannya. Letak lahan peternakan yang baik bisa di dekat sungai atau danau.

Hal ketiga yang harus menjadi perhatian adalah lahan tidak berdekatan dengan pemukiman penduduk. Asupan makanan yang diperlukan oleh sapi sangat banyak. Inilah yang akan membuat sapi memproduksi kotoran yang sangat banyak pula. Apabila Anda tidak memperhatikan kebersihan dari lahan untuk peternakan, maka bau dari kotoran sapi akan sangat menyengat. Ini tentu akan membuat masyarakat sekitar terusik kenyamanannya. Jangan sampai, masyarakat memprotes lahan peternakan akibat aromanya yang sangat menyengat. Ini besar kemungkinan peternakan Anda akan digusur. Lebih baik jika Anda mencari lahan yang jauh dari pemukiman masyarakat.

Hal keempat yang harus menjadi perhatian adalah mencari lahan yang letaknya dekat dengan lahan hijau. Ketika Anda tidak memiliki lahan sendiri untuk menanam rumput, maka Anda harus mengandalkan lahan hijau di lingkungan sekitar. Jika letak lahan peternakan dekat dengan lahan hijau, maka proses penyediaan pakan bisa dipermudah. Ada banyak jenis rumput yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak sapi seperti rumput kolonjono, rumput gajah, daun tebu, alang – alang, jerami padi, dan daun jagung.

Hal kelima yang harus menjadi perhatian adalah berdekatan dengan sentra penjualan sapi. Ini akan mempermudah Anda untuk menjual ternak sapi. Selain itu, berbagai informasi penting terbaru juga akan lebih mudah didapatkan. Sehingga, akses pemasaran dan jaringan yang dibangun bisa lebih baik dan mampu membuat peternakan Anda menjadi sukses.

Berbagai sumber.