Pemberian Pakan Pada Ternak untuk Hasil yang Maksimal

Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan juga demikian. Untuk bisa tumbuh dan berkembang, maka terdapat berbagai kebutuhan nutrisi yang harus dipenuhi.

Seperti pada ternak sapi. Untuk menghasilkan ternak yang berkualitas, maka seorang peternak harus memberikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan sapi tersebut. Apabila peternak sudah memberikan pakan dengan protein yang memenuhi syarat namun tidak diberikan dengan cukup, maka akan sia – sia. Hasil dari penggemukan sapi juga tidak akan maksimal jika peternak memberikan pakan tidak mencukupi. Masih banyak peternak yang bingung dan tidak tahu akan cara pemberian dan takaran pakan ternak. Berikut caranya.

 

 

  1. Rumput yang akan diberikan sebagai pakan ternak sapi memiliki ciri – ciri tersendiri yang harus dipenuhi. Rumput yang baik adalah rumput yang dipanen ketika menjelang berbunga. Kuantitas dan kualitas zat gizi dalam rumput berada dalam takaran yang maksimal, dan cocok untuk diberikan pada ternak sapi.
  2. Takaran yang diberikan pada ternak sapi juga ada aturannya. Banyaknya hijauan atau rumput yang diberikan pada ternak sapi, harus sebanyak 10% dari bobotnya. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan sapi terkena malnutrisi atau obesitas. Sapi yang mengalami malnutrisi atau obesitas tentu akan memiliki daya jual yang rendah.
  3. Tidak hanya hijauan berupa rumput saja yang harus diberikan pada sapi. Sapi juga harus diberikan kacang – kacangan atau yang juga dikenal dengan hijauan legum. Berikan kacang – kacangan pada ternak sapi sebanyak 1% dari bobotnya.
  4. Akan lebih baik jika peternak melayukan pakan hijauan terlebih dahulu sebelum diberikan pada ternak sapi
  5. Sapi bisa mengalami mencret dan kembung apabila peternak memberikan legum atau rerumputan yang dipanen terlalu muda. Hal ini akan membuat adanya gas pada lambung ternak sapi.
  6. Untuk tambahan, berikan pakan penguat atau konsentrat sebanyak 1% dari bobot ternak sapi agar proses penggemukan bisa berjalan dengan lancar.

Terdapat aturan tersendiri jika peternak ingin memberikan konsentrat pada ternak sapi. Peternak tidak bisa memberikan konsentrat pada ternak sapi begitu saja. Harus mengikuti aturan yang ada, agar sapi tidak terkena berbagai penyakit. Waktu pemberian konsentrat pada ternak sapi, sebagai berikut:

  1. Berikan pakan penguat atau konsentrat setiaknya sehari dua kali. Jangan beri konsentrat dalam waktu yang berdekatan. Berikan konsentrat pada pukul 07.00 dan 16.00.
  2. Apabila peternak ingin memberikan tiga kali sehari, maka lakukan pada pukul 06.30, siang pukul 12.00, dan sore pukul 16.00.
  3. Peternak bisa memberikan hijauan atau pakan serat, dua jam sesudah pemberian konsentrat. Lakukan pemberian pakan hijau dalam beberapa tahap. Yaitu pagi, siang, sore, dan malam hari. Untuk pemberian pakan pada ternak sapi, berikan setidaknya empat kali dalam sehari.