Pelatihan Bisnis Sapi Potong Hari Pertama

BhumiAndhini.com – Kebutuhan daging sapi di Indonesia yang setiap tahunnya terus meningkat, menarik perhatian Bhumi Andhini Farm and Education. Apalagi, meningkatnya kebutuhan daging sapi tidak diimbangi dengan produksi daging sapi di tanah air.

Menjadi agenda bulanan bagi Bhumi Andhini Farm and Education, untuk mengadakan pelatihan bisnis sapi potong. Tujuan diadakannya pelatihan bisnis sapi potong ini adalah untuk membuat masyarakat semakin tertarik untuk berbisnis sapi potong yang memiliki peluang yang cukup besar.

 

 

Menurut Kepala Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, dibandingkan dengan negara di Eropa, Indonesia masih memiliki tingkat konsumsi yang rendah.

“Konsumsi daging sapi orang Indonesia hanya 2,2 kg per kapita/tahun. Tentu saja angka ini tidak sebanding dengan negara-negara di Eropa seperti Jerman, dan lain sebagainya,” ujar Dokter Hewan Supriyanto selaku Kepala Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan.

Walaupun tingkat konsumsi daging sapi di Indonesia tergolong rendah, rupanya Indonesia masih harus mengimpor sapi untuk memenuhi kebutuhan pangan. Belum lagi, data dari pemerintah mengatakan bahwa populasi sapi di Indonesia selalu menurun setiap tahunnya.

“Data menunjukkan kalau Indonesia masih harus mengimpor sapi sebanyak 1,2 juta tiap tahunnya. Tentu ini bukanlah angka yang sedikit. Diharapkan pelatihan ini mampu membuat produksi sapi potong meningkat, sehingga Indonesia tidak perlu mengimpor sapi lagi,” ujar M. Lutfi Irwanto SE, CFP, selaku CFO dan Co-Founder Bhumi Andhini Farm and Education.

Pelatihan bisnis sapi potong, juga diadakan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas kepada para peserta yang sudah memiliki ternak sapi. Pelatihan yang diadakan selama dua hari ini (21 – 22 Januari 2017), diawali dengan praktek di lapangan. Peserta diajak untuk melihat berbagai jenis sapi di Pasar Hewan, Imogiri dan di Peternakan Bhumi Andhini Farm and Education yang ada di Bantul dan Wonosari.

Sebelum berkunjung ke peternakan Bhumi Andhini Farm and Education, peserta diajak untuk melihat bagaimana cara pemotongan sapi di Rumah Potong Hewan di Giwangan dan cara membuat pakan sapi di Pabrik Bhumi Andhini Farm and Education di Pleret, Bantul.

Peserta cukup antusias untuk mengikuti serangkaian acara yang sudah dibentuk oleh tim panitia. Hal ini dibuktikan dengan munculnya banyak pertanyaan yang diajukan oleh para peserta. Pelatihan bisnis sapi potong ini diikuti oleh 15 orang peserta, dimana satu diantaranya adalah seorang wanita. Peserta tidak datang dari Yogyakarta, namun dari berbagai daerah di luar Yogyakarta seperti Manado, Lampung, Medan, Bandung, Semarang, Jakarta, Bali dan Thailand.

“Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat. Harapannya, setelah dari pelatihan ini, saya bisa join untuk buka peternakan dengan kakak saya,” ujar Oga Yogaswara, salah seorang peserta dari Bandung.

Rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 19.00 WIB ini, akan dilanjutkan pada 22 Januari 2017 untuk sesi kelas atau teori. Diharapkan, dari sesi pertama yang dilakukan di lapangan, peserta sudah memiliki berbagai hal yang ingin ditanyakan esok hari.

Ditulis oleh : AdsEdelweiss’s Team