Jenis – jenis Rumput untuk Ternak Sapi

Ketika Anda mendengar kata rumput, sering kali yang terpikirkan dalam benak Anda adalah tanaman liar atau yang dikenal dengan gulma. Bagi Anda, rumput merupakan tanaman yang mampu membuat tanaman pokok menjadi terganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Bahkan, tanaman liar juga mampu membuat tanaman pokok mati. Pada umumnya, Anda akan berpikir seperti ini. Namun, dalam dunia peternakan, rumput menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk pakan ternak ruminansia seperti kambing, domba, kerbau, dan sapi.

Berikut ini adalah taksonomi atau klasifikasi dari rumput:

  1. Kingdom : Plantae
  2. Famili : Graminae
  3. Kelas : Monokotil
  4. Genus : Panicum, Pennisetum, Brachiaria, Paspalum
  5. Species : Panicum maximum, Brachiaria brizantha, Pennisetum purpureum, Paspalum dilatatum.

 

 

Rumput merupakan salah satu tumbuhan monokotil yang memiliki siklus hidup perennial dan annual. Ciri perakaran dari rumput ialah serabut dengan dasar dan bentuk yang sederhana. Akar dari rumput menjadi satu dengan batang, akarnya termasuk dalam perakaran silindris, lembar daun dari rumput sendiri muncul pada pelepah yang ada di buku – buku atau nodus. Lembar daun ini tumbuh melingkari batang, dan membentuk sebuah rumpun. Rumput memiliki dua jenis akar. Adalah akar sekunder dan akar primer. Letak dari akar sekunder sendiri dekat dengan dasar batang di bawah permukaan tanah. Sedangkan akar primernya akan terbentuk jika perkecambahan sudah terjadi. Akar primer akan tumbuh ketika seedling dimulai.

Ciri – ciri dari rumput yang cocok untuk digunakan sebagai pakan ternak adalah:

  1. Dipanen saat umurnya masih muda. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan nutrisi yang baik.
  2. Palatabilitas yang dimiliki baik
  3. Daunnya halus, berwarna hijau, melengkung, mudah rebah, dan merunduk
  4. Batangnya mengkilap dan gemuk, dan akan mengeluarkan cairan jika ditekan
  5. Tanah tempatnya ditanam benar – benar subur

Berikut ini adalah berbagai jenis rumput yang bisa diberikan pada ternak sapi,

  1. Panicum maximum

Panicum Maximum merupakan salah satu jenis rumput yang juga dikenal dengan nama Rumput Benggala. Bisa dikatakan, Rumput benggala menjadi salah satu jenis rumput yang disukai oleh ternak. Gizi yang terdapat dalam rumput benggala juga cukup tinggi, sehingga akan membuat kesehatan ternak tetap terjaga. Tinggi dari rumput benggala bisa mencapai dua meter.

  1. Pennisetum Purperium

Pennisetum Purperium merupaka jenis rumput yang dikenal dengan istilah Rumput Gajah Hawai. Daya produksi dari rumput gajah hawai ini cukup tinggi. Sehingga, bisa menjadi salah satu jenis rumput yang bisa ditanam peternak untuk menghemat biaya pakan. Rumput ini juga menjadi salah satu rumput yang disukai oleh ternak.

  1. Sphacelata

Sphacelata juga menjadi salah satu rumput yang disukai oleh ternak. Bagi para peternak yang memiliki peternakan di daerah yang kering, sangat cocok untuk memberikan rumput sphacelata untuk ternak. Hal ini dikarenakan rumput yang satu ini tahan pada iklim kering.