Inilah Pengusaha Muda Indonesia yang Menginspirasi Bagian 2

Tidak semua orang bisa menjadi seorang pengusaha sukses di usia yang masih muda. Diperlukan banyak kerja keras dan usaha untuk mewujudkan hal tersebut. Hal ini dikarenakan bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan kesuksesan. Apalagi jika usia yang masih muda.

Walaupun begitu, bukanlah hal yang tidak mungkin untuk sukses di usia muda. Beberapa anak muda berhasil mewujudkan hal tersebut dan menjadi pengusaha sukses. Ada banyak pembelajaran dan prestasi yang bisa diraih diluar sekolah. Sekolah bukanlah tempat satu – satunya untuk meraih prestasi dan menimba ilmu. Justru, ilmu dari luar sekolah yang diperlukan oleh pengusaha. Berikut ini adalah pengusaha muda asal Indonesia yang menginspirasi.

  1. Yasa Singgih

“Never too young to become a billionaire!”, begitulah prinsip dari Yasa Singgih. Pria asal Bekasi ini berasal dari keluarga yang sederhana. Ketika usianya 15 tahun, pemuda yang mempunyai nama lengkap Yasa Paramita Singgih ini mengalami kesulitan ekonomi. Inilah yang membuat Yasa Singgih berkomitmen untuk menjadi anak yang tidak membebani keluarganya dan mandiri.

Di usianya yang masih 15 tahun, Yasa mencari uang dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan menjadi MC. Ia juga menekuni bisnis lampu hias online untuk membantu perekonomian keluarganya. Sayangnya, bisnis onlinenya ini tutup karena tidak ada kiriman dari supplier. Setahun kemudian, ia bergelut di bidang fashion dan berhasil mempunyai brand Mens Republic. Ia juga adalah seorang pemula yang pernah ditipu dan rugi besar. Namun ia tidak pernah putus asa.

  1. Theresia Deka Putri

Wanita yang sekarang berusia 24 tahun berhasil menghasilkan omset sejumlah 1 miliar dari bisnisnya. Theresia pandai untuk melihat peluang di masa mudanya. Sebelum usia 20 tahun, ia sudah meraih kesuksesan lewat bisnis kopi luwak lanang yang dijalankannya. Momen yang tepat mempermudah Theresia untuk memasarkan produk yang dimilikinya dengan baik.

Saat itu, ia berusaha untuk menemukan produk kopi luwak yang hanya dikonsumsi oleh luwak lanang dan membuat brand itu dalam waktu bersamaan. Jenis produk yang belum terlalu banyak dijual membuat produknya ini bisa menembus pasar Indonesia dalam waktu yang singkat. Bahkan bisnisnya ini sudah merambah ke negara Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.

  1. Riezka Rahmatiana

Untuk meraih kesuksesannya, Riezka memerlukan usaha yang tidak sedernaha. Pemilik usaha Justmin Pisang Ijo ini, pernah mengalami berbagai kegagalan sebelum ia sukses seperti sekarang ini. Ide berjualan es pisang ijo baru muncul pada tahun 2008.

Hanya perlu dana sebesar Rp150.000, ia sudah bisa memulai usahanya ini. Berbagai hal dilakukan untuk membuat bisnisnya sukses. Seperti menemukan resep yang tepat untuk es pisang ijonya, dan belajar pada pemilik restoran Makassar. Orang tuanya pun menentangnya saat ia akan berbisnis di bidang kuliner. Tekad kuatnya membawa Riezka pada kesuksesan seperti sekarang ini.

Berbagai sumber.

Inilah Pengusaha Muda Indonesia yang Menginspirasi Bagian 1

Menjadi seseorang yang sukses tentu adalah impian semua orang. Dimana masa muda sudah bisa menikmati banyak hal. Sayangnya hal ini tidak selalu bisa dialami oleh semua orang di dunia ini. Perlu perjuangan dan pengorbanan yang tidak sederhana untuk menjadi sukses di usia muda. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan kesuksesan akan datang menghampiri pemuda yang ingin sukses di usia muda. Berikut ini adalah berbeagai pengusaha muda Indonesia yang sangat menginspirasi.

  1. Victor Giovan Raihan

Pelajar usia 18 tahun ini awalnya hanya iseng untuk membuat minuman dari teh yang dipadukan dengan susu fermentasi. Berkat keisengannnya ini, Victor berhasil mengembangkan Teh Kempot yang sangat populer di pasaran. Minuman buatannya ini berhasil memanjakan lidah banyak orang. Sekarang ia sudah memiliki sepuluh outlet dan tujuh belas outlet yang dikelolah oleh mitranya.

Kesuksesannya ini memiliki ceerita tersendiri. Orang tuanya yang bekerja di kepolisian, tidak membuat Victor menyerah dengan mimpinya. Ia merasa bahwa kesuksesan bisa datang lewat bisnis yang dilakukannya. Sebelum membuka usaha Teh Kempot, Victor berbisnis bakso.

  1. Nicholas Kurniawan

Pemuda yang lahir dari keluarga sederhana ini sukses menjadi entrepreneur dan exportir ikan hias termuda di Indonesia. Karena kondisi perekonomian keluarganya pas – pasan, ini membuat keluarga Nicholas selalu dihantui masalah perekonomian. Hal inilah yang membuat Nicholas mempunyai tekad untuk mengubah nasib keluarganya.

Nicholas pernah mencoba berbagai macam bisnis. Sayangnya, bisnisnya ini berakhir gagal. Tidak hanya itu, Nicholas juga tidak naik kelas ketika ia kelas 2 SMA. Inilah yang membuat Nicholas harus berpindah sekolah.

Walaupun ia merasa terpuruk, Nicholas tidak pernaah putus asa. Ia berusaha untuk kembali terjun dalam dunia bisnis dengan membangun bisnis ikan hias. Bisnis inilah yang membawa Nicholas pada kesuksesannya sekarang ini. Melanjutkan mimpinya, Nicholas melanjutkan studi di Prasetiya Mulaya Business School dengan biaya sendiri.

  1. Hamzah Izzulhaq

Pria yang lahir di Jakarta ini sudah mempunya jiwa berbisnis sejak ia masih kecil. Di usianya yang masih terbilang muda, Hamzah sudah menjual gambaran, petasan, kelereng, dan koran. Ketika ia kelas 2 SMA, Hamzah ditawari oleh seseorang untuk mengikuti franchise bimbingan belajar Bintang Solusi mandiri. Tertarik dengan tawaran yang diberikan, Hamzah mengiyakan tawaran tersebut.

Ia mempelajari laporan keuangan dan prospektus di salah satu cabang bimbingan belajar ini. Setelah mempelajarinya, Hamzah ingin melakukan take over pada cabang di Jakarta. Diperlukan dana Rp175 juta untuk melakukan take over. Padahal ia hanya mempunyai modal Rp5 juta saja. Melihat mimpi anaknya yang besar, ayahnya meminjamkan modal sebesar Rp70 juta padanya. Dengan cicilan untuk menutupi kekurangan, hamzah sekarang ini sudah mempunyai tiga cabang franchise. Tidak hanya bimbingan belajar saja, Hamzah juga tertarik dengan bisnis sofabed.

Berbagai sumber.

Melirik Keuntungan Bisnis Ternak Sapi Potong

Indonesia memiliki populasi penduduk terbesar keempat di dunia. Indonesia menduduki peringkat dibawah Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. Tingginya jumlah penduduk di Indonesia diikuti dengan tingginya konsumsi daging sapi di Indonesia. Di beberapa waktu tertentu seperti pada hari raya, permintaan daging sapi di Indonesia terus meningkat. Inilah yang membuat usaha peternakan sapi di Indonesia perlu dikembangkan agar bias memenuhi permintaan daging sapi.

Tahukah Anda, bahwa sampai sekarang ini suplai daging sapi di Indonesia masih sangat kurang. Negara harus mengimpor daging sapi dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Indonesia. Sehingga, bias dikatakan bahwa usaha ternak sapi potong menjadi salah satu usaha yang sangat menggiurkan di Indonesia dan sayang jika dilewatkan. Usaha ternak sapi potong dinilai mampu memberikan kontribusi pada roda perekonomian bangsa.

Sekarang ini, cukup banyak masyarakat yang mumlai mengembangkan program usaha ternak sapi skala rumahan. Program ini terbukti mampu memberikan perubahan yang berarti bagi para peternak. Apabila usaha ternak sapi potong ini dikerjakan dengan benar – benar serius, maka nantinya usaha ini akan membawakan keuntungan yang maksimal bagi para pengusaha.

Sekarang ini, daerah yang sudah menerapkan system budi daya sapi berskala rumah tangga adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan daerah Indonesia dibagian timur. Pemerintah menganggap bahwa penerapan system budi daya ternak sapi berskala rumah tangga ini tidak hanya akan mendorong laju pertumbuhan sapi potong dalam negeri, namun juga akan memberikan pendapatan hingga berlipat – lipat pada para peternak.

Dilihat dari sisi ekonomi, usaha ternak sapi potong kelas rumahan tidak memakan biayan yang sangat besar. Biaya pembuatan kandang dan biaya pemeliharaannya dinilai sangat murah. Karena skalanya masih skala rumahan (kecil), maka kandangnya bisa dibangun dengan bentuk tunggal. Untuk masalah pakan dan pemeliharaannya pun juga demikian.

Biasanya, ada berbagai lembaga yang akan memberikan pelatihan khusus mengenai bisnis ternak sapi potong dalam skala besar. Ilmu pengetahuan seputar peternakan akan diberikan pada para pemula. Misalnya cara memilih bibit sapi potong yang baik, pembangunan kandang, pemilihan lahan, dan lain sebagainya. Sehingga, kualitas daging sapi potong yang akan dihasilkan nanti memiliki kualitas yang bagus.

Keuntungan dari bisnis ternak sapi sendiri sebesar empat juta rupiah (Rp. 4.000.000) sampai dengan lima juta rupiah (Rp. 5.000.000) tiap sapi dengan tempo ± empat bulan. Anggap saja dalam satu rumah tangga, ada tiga ekor sapi yang dibudidayakan. Maka keuntungan yang didapat tentu juga akan meningkat. Apalagi jika hari raya tiba seperti Idul Adha, Natal, dan Idul Fitri. Hitungan ini adalah untuk skala rumahan (kecil). Apabila peternak sudah berhasil sukses dengan skala rumahan, ia bisa melanjutkan ke skala yang lebih besar dengan keuntungan yang lebih menjanjikan pula.

Berbagai sumber.

Butuh sapi potong untuk qurban ? Hubungi contact person BAFE.

Memilih Hewan Qurban yang Tepat

Hari Raya Idhul Adha menjadi salah satu hari raya yang ditunggu – tunggu oleh kaum Muslim. Banyak lapak penjualan hewan ternak sapi dan kambing dibuka di pinggir jalan. Ternak dengan performa yang bagus dipamerkan dengan harapan mampu menarik minat pembeli. Sebelum Anda membeli hewan qurban, penting halnya untuk memperhatikan beberapa hal yang penting terkait hewan qurban.

Anda pasti ingin memberikan hewan qurban terbaik. Apabila Anda memberikan hewan qurban terbaik, maka amalan yang akan diterima juga adalah amalan terbaik. Berikut ini adalah tips yang bisa dilakukan ketika Anda akan memilih hewan qurban.

  1. Memastikan umur hewan qurban sudah sesuai dengan kriteria

Ini menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa jika Anda akan membeli hewan qurban. Apabila Anda membeli sapi atau kerbau, pilihlah yang masih berusia 22 bulan. Sedangkan jika Anda membeli domba atau kambing, pilihlah yang masih berusia 12 – 18 bulan. Cara yang paling mudah untuk mengetahui usia hewan ternak adalah dengan melihat giginya. Jika gigi susu (bagian depan) sudah lepas atau tanggal, maka hewan ini berusia 12 – 18 bulan untuk domba atau kambing, dan 22 bulan untuk sapi atau kerbau.

  1. Melakukan pemeriksaan fisik

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memeriksa kesehatan hewan qurban adalah dengan memeriksa kesehatan fisiknya. Tidak usah takut untuk memeriksa fisik hewan qurban mulai dari lubang hidung, mulut, bulu, telinga, mata, bahkan lubang anus. Indikasi hewan qurban yang sehat adalah tidak mengeluarkan lendir (cairan) dan darah. Pastikan pula hewan qurban tidak dalam keadaan sakit seperti demam, gangguan makan, dan lain sebagainya.

  1. Memperhatikan matanya

Mata hewan qurban yang baik dan sehat adalah mata yang jernih, terbuka dengan lebar atau terbuka penuh, reaksi pupil cepat, tidak mengeluarkan air, dan warna dari selaput lendir adalah merah. Letak dari selaput lendir ada di kelopak mata bagian dalam. Apabila Anda melihat mata hewan qurban keruh, ini menandakan hewan tersebut sedang sakit.

  1. Pergerakan

Hewan qurban yang aktif menandakan hewan qurban yang sehat. Aktif disini bukan berarti bergerak atau beraktivitas dengan berlebihan. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menilai keaktifan hewan tersebut adalah dengan mendekatinya. Apabila hewan tersebut bereaksi dengan lincah, dan jalan tidak pincang, maka ia memiliki keaktifan yang baik dan tidak sakit.

  1. Mempunyai tubuh yang standar

Tubuh yang standar (tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil) menandakan bahwa hewan qurban diberi asupan yang cukup. Kriterianya adalah mempunya tanduk yang seimbang, empat kaki yang simetris, dan postur tubuh ideal. Postur tubuh ideal disini yaitu paduan antara kaki depan dan belakang, kepala, leher, dan perut yang seimbang.

Artikel dihimpun dari berbagai sumber.
Ingin membeli sapi untuk kurban, silahkan hubungi contact person BAFE.

Pengusaha Muda yang Cocok Menjadi Inspirator Bagian 2

Sekarang ini banyak orang yang mulai tertarik untuk menjadi seorang pengusaha. Namun, kebanyakan tidak tahu bagaimana cara memulai, apa yang harus dipersiapkan, dan harus memulai dari mana. Karena kebingungan inilah, banyak orang juga enggan untuk menjadi seorang pengusaha dan memilih untuk menjadi seorang karyawan. Tidak hanya itu, karena tiga kebingungan itu masyarakat berpikir bahwa untuk menjadi seorang pengusaha diperlukan pendidikan yang tinggi. Apabila Anda melihat dengan lebih teliti, banyak pengusaha – pengusaha muda yang belum menginjak bangku perkuliahan atau sekolah menengah dan bisa sukses dengan keringatnya. Menjadi seorang pengusaha bukan berarti Anda harus sekolah setinggi mungkin. Tekad yang bulat adalah salah satu fondasi yang diperlukan untuk membangun suatu usaha. Apabila Anda berpikir seorang pengusaha harus berusia mapan, maka Anda salah. Berikut ini adalah para pengusaha cilik yang bisa dijadikan inspirasi untuk membangun usaha yang Anda inginkan.

  1. Leanna Archer

Pengusaha muda yang satu ini merintis usahanya sejak ia berusia delapan tahun. Ia merupakan seorang pemilik dari perusahaan Leanna’s Hair. Pada usianya yang masih sangat belia, Leanna memutuskan untuk menjual resep pomade alami yang diciptakan oleh neneknya. Tentu saja sebelumnya Leanna telah mengembangkannya terlebih dahulu. Sebagai permulaan, Leanna memberikan sampel pomade tersebut secara gratis pada masyarakat. Karena dinilai bagus, sekarang ini Leanna berhasil menjual berbagai macam produk rambut dan kecantikan ke seluruh penjuru dunia. Ada berbagai macam produk tersebut seperti perawatan rambut, masker pembersih, conditioner, lotion kulit, dan lain sebagainya. Perusahaan Leanna’s Hair ini sudah diakui oleh Success Magazine dan Forbes yang merupakan media publikasi ternama. Tidak hanya itu, ia juga tergerak hatinya untuk membangun Yayasan Pendidikan Leanna Archer di Haiti.

  1. Anshul Samar

Mungkin Anda masih asing dengan nama Anshul Samar. Dulunya, ia adalah seorang siswa kelas empat yang menciptakan Alchemist Empire Inc. Anshul Samar awalnya senang untuk bermain game kartu. Ia berhasil mengembangkan permainan elektroniknya sendiri dua tahun kemudian yang disebut Elementeo. Permainannya ini tercatat sukses. Sekarang Anshul Samar adalah seorang mahasiswa dari Universitas Stanford. Usianya yang masih muda yaitu 19 tahun tidak membuatnya sombong. Anshul Samar membagikan sebagian kekayaannya untuk hibah pada pengusaha muda yang membutuhkan. Ia tidak menggunakan seluruh kekayaannya untuk foya – foya.

Seperti yang sudah dilihat, bahwa untuk menjadi seorang pengusaha, usia bukanlah suatu hal yang utama. Asalkan ada niat dan kemauan yang bulat, Anda bisa membangun usaha Anda sama seperti pengusaha cilik ini. Cobalah untuk mencari apa yang diinginkan dan apa yang diimpikan. Ini akan mempermudah Anda untuk membangun bisnis Anda nantinya. Impian yang sepele yang sering diabaikan mampu membawa Anda pada kesuksesan apabila Anda mau mewujudkannya.

Berbagai sumber.

Pengusaha Muda yang Cocok Menjadi Inspirator Bagian 1

Menjadi seorang pengusaha bukanlah suatu hal yang mudah. Namun, sekarang ini menjadi seorang pengusaha adalah cita – cita banyak orang. Dengan menjadi seorang pengusaha, banyak orang melihat mereka bisa hidup dengan nyaman dan sukses. Banyak orang menganggap bahwa bukanlah hal yang mudah untuk menjadi seorang pengusaha. Di zaman yang semakin modern ini, banyak anak muda yang mulai tertarik di bidang wiraswasta dan membuat diri mereka terlibat dalam dunia pengusaha. Ini menunjukkan bahwa menjadi pengusaha bukanlah hal yang mustahil.
Apabila Anda berpikir bahwa menjadi seorang pengusaha harus memiliki pendidikan yang tinggi, Anda harus mengubah pola pikir Anda yang satu ini. Diluar sana, banyak pengusaha yang bisa dibilang memiliki usia yang masih sangat muda dan belia. Berikut ini adalah beberapa pengusaha dengan usia yang masih sangat muda.

  1. Robert Nay
    Pemuda cilik yang satu ini merupakan pencipta dari Nay Game. Robert berhasil masuk dalam jajaran pengusaha muda sukses di dunia. Pada tahun 2010, Robert Nay meluncurkan game “Bubble Ball” lewat Apple. Dalam kurun waktu dua minggu pertama, game ini berhasil diunduh sebanyak satu juta kali. Angka ini rupanya melebihi game “Angry Birds”. Game yang diciptakan oleh Robert ini dinilai sebagai game gratis yang diunduh paling banyak dari Apple. Ketika menciptakan game ini, usia Robert adalah 14 tahun. Ia tidak memiliki pengalaman coding sebelumnya. Rupanya, Robert mempelajari berbagai hal lewat perpustakaan umum.
  2. Nick D’ Aloisio
    Nick D’ Aloisio merupakan salah seorang pemuda yang sangat berjasa. Dengan usianya yang masih 17 tahun, Nick D’ Aloisio sudah berhasil membuat program yang akan membuat ringkasan artikel untuk iPhone. Programnya ini menggunakan algoritma yang mungkin mustahil untuk dipahami oleh anak usia 17 tahun. Yang lebih mengejutkan lagi, program ini diciptakannya pada usianya yang masih 15 tahun. Tentu saja ini membuat banyak orang tercengang karenanya. Prgoram ini mendapat dukungan dari berbagai pihak salah satunya Horizon Ventures. Perusahaan Yahoo memutuskan untuk membeli perusahaan yang sudah dibangun oleh Nick D’ Aloisio seharga 30 juta dollar AS.
  3. Cory Nieves
    Apabila dua pengusaha sebelumnya bergerak dibidang teknologi, maka berbeda dengan pengusaha cilik yang satu ini. Cory Nieves adalah seorang bocah berusia 12 tahun yang mempunyai perusahaan Mr.Cory’s Cookies. Usahanya ini sudah dibangunnya sejak ia berusia enam tahun. Alasan mengapa ia membangun perusahaan ini adalah karena ia bosan naik bus ke sekolah bersama ibunya saat kecil. Ia ingin sekali membeli mobil. Alhasil, Cory Nieves mulai berjualan cokelat panas, air lemon, dan sekarang ini ia berhasil menjual kue kering dengan berbagai macam varian rasa.
Berbagai sumber.

Pemanfaatan Rumput Odot Untuk Pakan Ternak

Menyediakan pakan untuk ternak menjadi salah satu hal yang wajib untuk dilakukan setiap peternak. Salah satu jenis rumput yang sering digunakan sebagai pakan ternak adalah Rumput Odot atau Pennisetum Purerium. Rumput yang satu ini mungkin jarang didengar di masyarakat. Namun, khasiat dari rumput ini tidak boleh disepelekan. Hal ini dikarenakan potensi yang diberikan oleh rumput odot sangaatlah tinggi untuk ternak seperti kambing, sapi, domba, dan hewan ternak lainnya. Di zaman yang semakin modern ini, banyak peternak yang mulai membudidayakan Rumput Odot sebagai pakan ternak. Umumnya, tinggi dari rumput odot hanya sekitar satu meter saja. Banyak orang yang berpikir bahwa rumput odot dan rumput gajah merupakan jenis rumput yang sama. Perlu diketahui bahwa kedua jenis rumput ini adalah berbeda.

Rumput gajah bisa mencapai ketinggian 4,5 meter. Tidak dengan rumput odot. Bagi Anda yang pernah melihat daun pandan, maka begitulah visual dari rumput odot. Daunnya rapat dan panjang. Sehingga, rumput odot dinilai sebagai salah satu jenis rumput yang sangat efisien dan efektif untuk ditanam disuatu lahan.

Beberapa peneliti dari IPB melakukan sejumlah penelitian terhadap rumput odot ini. Terbukti bahwa setiap hektarnya, bisa dihasilkan 60 ton lebih rumput odot. Apabila panen baru dilakukan pertama kali, maka biasanya terjadi sekitar tiga sampai empat bulan. Untuk panen selanjutnya, biasanya berkisar antara lima puluh sampai enam puluh hari. Peternak bisa menyimpan rumput odot sampai tiga hari lamanya. Tidak memerlukan perlakuan khusus agar rumput bisa tetap segar. Ternak masih akan lahap untuk makan rumput odot yang sudah disimpan selama tiga hari lamanya.

Ciri – ciri yang terlihat dari rumput odot adalah:

  1. Memiliki tunas (rhizoma) dan berumpun
  2. Batang dan daunnya tidak berbulus dan halus
  3. Laju pertumbuhannya bisa dikatakan cepat. Inilah yang membuat rumput odot sering disamakan dengan rumput gajah
  4. Akarnya dalam dan sangat kuat
  5. Batang dan daunnya lembut, sehingga bisa dimakan ternak dengan sangat mudah. Peternak tidak perlu mencacah atau menghaluskan rumput odot saat akan diberikan pada ternak.
  6. Kadar airnya cukup tinggi yaitu 80%. Ini membuat ternak terhindar dari dehidrasi saat diberi pakan rumput odot.

Apabila Anda tertarik untuk menanam rumput odot, maka diperlukan kehati – hatian dan ketelitian tingkat tinggi saat memilih bibit rumput odot. Jangan sampai bibit yang Anda pilih merupakan bibit dengan kualitas rendah, dan justru membuat peternak jadi rugi. Berikut ini adalah kriteria bibit unggul yang bisa dipilih:

  1. Memiliki batang yang halus, besar, dan juga tidak berbulu sama sekali
  2. Panjang stek setidaknya 20 cm
  3. Bibit bewarna hijau kekuningan
  4. Usianya tidak terlalu muda
Berbagai sumber.

Pemilihan Lahan yang Baik Untuk Peternakan Sapi

Ketika seseorang akan memulai bisnis di bidang ternak sapi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Tidak hanya bakalan sapi dan modalnya saja. Pemilihan lahan untuk peternakan juga perlu diperhatikan agar menghasilkan manfaat yang maksimal. Beberapa pihak yang membutuhkan dan diperlukan akan semakin dipermudah aksesnya menuju peternakan Anda. Berikut ini adalah ulasan mengenai pemilihan lahan yang baik untuk peternakan sapi.

Hal pertama yang harus menjadi perhatian adalah tingkat kesehatan dari lahan tersebut. Jangan memilih lahan yang sudah terbukti bermasalah. Hal ini hanya akan membuat Anda mengalami berbagai kesulitan nantinya. Misalnya, lahan tersebut sebelumnya adalah daerah endemi penyakit, tempat pembuangan akhir (TPA), dan lokasi pembuangan limbah beracun. Walaupun kawasan tersebut sudah terbukti aman sekarang, lebih baik mencari lahan lain yang dinilai lebih aman dan memiliki sejarah yang baik.

Hal kedua yang harus menjadi perhatian adalah letaknya dengan sumber air. Penting halnya untuk memilih lahan peternakan yang berdekatan dengan sumber air bersih. Ini bertujuan untuk mempermudah ternak mendapatkan air bersih. Air bersih disini tidak hanya untuk minum saja. Namun juga untuk kepentingan sanitasi, mandi sapi, dan pembersihan kandang. Apabila letak lahan peternakan jauh dari air bersih, maka banyak aktivitas akan terhambat kelancarannya. Letak lahan peternakan yang baik bisa di dekat sungai atau danau.

Hal ketiga yang harus menjadi perhatian adalah lahan tidak berdekatan dengan pemukiman penduduk. Asupan makanan yang diperlukan oleh sapi sangat banyak. Inilah yang akan membuat sapi memproduksi kotoran yang sangat banyak pula. Apabila Anda tidak memperhatikan kebersihan dari lahan untuk peternakan, maka bau dari kotoran sapi akan sangat menyengat. Ini tentu akan membuat masyarakat sekitar terusik kenyamanannya. Jangan sampai, masyarakat memprotes lahan peternakan akibat aromanya yang sangat menyengat. Ini besar kemungkinan peternakan Anda akan digusur. Lebih baik jika Anda mencari lahan yang jauh dari pemukiman masyarakat.

Hal keempat yang harus menjadi perhatian adalah mencari lahan yang letaknya dekat dengan lahan hijau. Ketika Anda tidak memiliki lahan sendiri untuk menanam rumput, maka Anda harus mengandalkan lahan hijau di lingkungan sekitar. Jika letak lahan peternakan dekat dengan lahan hijau, maka proses penyediaan pakan bisa dipermudah. Ada banyak jenis rumput yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak sapi seperti rumput kolonjono, rumput gajah, daun tebu, alang – alang, jerami padi, dan daun jagung.

Hal kelima yang harus menjadi perhatian adalah berdekatan dengan sentra penjualan sapi. Ini akan mempermudah Anda untuk menjual ternak sapi. Selain itu, berbagai informasi penting terbaru juga akan lebih mudah didapatkan. Sehingga, akses pemasaran dan jaringan yang dibangun bisa lebih baik dan mampu membuat peternakan Anda menjadi sukses.

Berbagai sumber.

Ulasan Mengenai Pemberian Pakan Pada Ternak Sapi

Bhumi Andhini.com Di Indonesia, ada sudah ada banyak peternakan sapi yang bertujuan untuk diambil dagingnya dan dikonsumsi. Sapi PO atau yang juga dikenal dengan sapi peranakan ongole menjadi salah satu jenis sapi yang sangat terkenal di Indonesia. Agar ternak sapi bisa mendapatkan berat badan yang ideal dengan kualitas yang baik, diperlukan pakan dengan kualitas maksimal pula. Tidak hanya sapi berusia produktif saja yang memerlukan makanan berkualitas, namun juga sapi yang sudah tua. Kualitas yang baik juga harus diimbangi dengan kuantitas yang pas. Apabila ternak sapi terlalu banyak diberi pakan, maka ini akan membuat terjadinya penimbunan lemak.

Ada berbagai macam jenis caara pemberian pakan pada ternak sapi potong. Yaitu dengan Dry Lot Fattening (Kereman), Pasture Fattening (Penggembalaan), dan gabungan dari kedua cara ini. Cara penggembalaan menjadi salah satu cara yang paling sederhana untuk memberikan pakan pada sapi. Metode yang satu ini dilakukan dengan cara membiarkan sapi mencari makan di padang rumput dengan bebas. Apabila Anda memutuskan untuk memberikan pakan sapi dengan cara yang penggembalaan, maka Anda memerlukan waktu selama lima sampai tujuh jam setiap harinya. Metode penggembalaan tidak memerlukan ransum tambahan. Hal ini dikarenakan sapi mengkonsumsi berbagai macam jenis rumput – rumputan.

Peternak juga bisa memberikan sapi makan dengan dijatah. Hal ini dikenal dengan metode kereman. Pakan sapi bisa diperoleh dari sawah, ladang, dan lain sebagainya. Diperlukan pakan sebanyak 10% dari bobot sapi ditambah ransum sebanyak 2% dari bobot sapi. Penting halnya untuk menambahkan ransum ketika peternak memilih metode kereman. Ransum bisa diibuat oleh peternak sendiri. Bahan – bahan yang diperlukan untuk membuat ransum adalah bungkil kelapa, dedak halus (bekatul), ampas tahu, dan gaplek. Peternak hanya perlu mencampur semua bahan ini kedalam tempat pakan dari ternak.

Banyak pihak yang menyebutkan bahwa metode yang paling baik adalah menggabungkan keduanya. Hal ini bertujuan agar ternak sapi terlatih untuk tidak bergantung pada pakan yang sering diberikan di dalam kandang. Apabila ditinjau dari keadaannya, maka hijauan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu silase, hijauan kering, dan hijauan segar.

Hijauan kering bermula dari hijauan yang dikeringkan terlebih dahulu. Pengeringan ini bertujuan agar rumput bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Hijauan kering disini juga bisa didapatkan dari jerami kacang tanah, jerami padi, jerami jagung, dan lain sebagainya. Serat kasar banyak terkandung dalam hijauan kering.

Hijauan segar disini bisa diawerkan agar menjadi silase. Hijauan segar harus ditutup dengan sangat rapat. Hal ini bertujuan agar proses fermentasi bisa berjalan dengan lancar. Setelah rumput sudah mengalami fermentasi, maka rumput sudah berubah menjadi silase. Banyak peternak yang menggunakan silase jerami padi, silase rumput, dan silase jagung.

Sedangkan hijauan segar bisa didapatkan dari kacang – kacangan, rumput – rumputan, dan berbagai macam tanaman hijau lainnya. Untuk mendapatkan kualitas terbaik, Anda bisa menggunakan rumput raja (king grass), rumput gajah, daun lamtoro, dan daun turi.

Berbagai sumber.

Penyakit Ngorok Pada Ternak Sapi

BhumiAndhini.com Penyakit menjadi salah satu kondisi dimana ada sesuatu yang salah dalam tubuh makhluk hidup. Ada metabolisme yang berjalan tidak sesuai dengan yang seharusnya. Ada berbagai macam hal yang mampu menyebabkan makhluk hidup terkena penyakit. Kali ini, makhluk hidup yang dibahas adalah ternak sapi. Ketika ternak sapi mengalami penyakit, maka ini akan membuat kerugian tersendiri pada peternak. Misalnya ternak menjadi mati, berat badannya menurun dengan sangat drastis, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah salah satu jenis penyakit yang cukup ditakuti oleh para peternak yaitu penyakit ngorok.

Dalam bahasa ilmiah, penyakit ngorok juga dikenal dengan Septicemia apizootica (SE). Penyakit ini mampu membuat ternak mengalami kematian. Sifat dari penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE) adalah akut. Ketika ternak sapi sudah menunjukkan terserang gejala penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE), maka peternak harus segera memberikan penanganan secara dini. Apabila tidak, maka sapi akan mengalami kematian. Ternak disini tidak hanya ternak sapi saja, namun juga ternak kerbau, kambing, kuda, dan domba.

Penyebab dari penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE) adalah karena adanya bakteri yang dikenal dengan Pasteurella Multcida. Apabila salah satu ternak sapi sudah terserang penyakit ini, maka ternak sapi ini harus dipisahkan dari ternak yang lain. Hal ini dikarenakan penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit yang menular. Penularan penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE) bisa lewat kontak langsung, adanya kontaminasi bakteri pada makanan, minuman, dan berbagai macam alat peternakan.

Gejala dari ternak sapi yang terserang penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE) adalah

  1. tubuh ternak menjadi sangat gemetar
  2. mengalami demam yang sangat tinggi sehingga ternak sapi terlihat lesu dan lelah
  3. adanya pembengkakan di beberapa bagian tertentu seperti tenggorokan, kepala, kaki, leher, dan bawah gelambir
  4. Kotoran ternak atau feses akan menjadi sedikit cair. Tidak hanya itu, seringkali feses juga disertai dengan darah.
  5. Ternak menjadi sulit bernapas ketika adanya pembengkakan pada beberapa bagian tubuh tersebut. Ketika ternak mengalami kesulitan untuk bernapas, maka suara napasnya akan terdengar seperti ngorok. Inilah yang menyebabkan penyakit ini disebut penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE).

Pengobatan dan pencegahan yang bisa dilakukan terhadap penyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE) adalah

  1. Menghubungi dokter hewan atau petugas peternakan apabila ditemukan adanya ternak sapi yang mengalami gejala ini.
  2. Memisahakn ternak yang sehat dari ternak yang sakit. Dengan begitu, gejala oenyakit ngorok atau Septicemia apizootica (SE) tidak akan menyebar ke ternak yang masih sehat.
  3. Melakukan vaksinasi dengan teratur pada ternak sapi
  4. Memberikan antibiotik dan obat dengan dosis tertentu agar ternak bisa cepat sembuh
Berbagai sumber.