Archive / August, 2017

Bisnis Tanpa Modal Besar? Bisa!

Banyak kawula muda yang memiliki ide yang segar, dan memiliki niat yang bulat. Mereka – mereka ini cocok untuk menjadi seorang pengusaha. Memulai bisnis memang dituntut untuk mempunyai keberanian yang tinggi. Anda harus siap untuk tidak mendapatkan penghasilan ketika baru terjun ke dalam dunia bisnis. Selain itu, Anda juga harus siap bersaing dengan bisnis lain yang sudah lebih dulu memiliki kesuksesan. Salah satu rintangan yang tidak bisa dipungkiri lagi adalah cara mendapatkan dana yang nantinya akan digunakan untuk modal awal.

Ketika seseorang menjalankan suatu bisnis, pasti ada beberapa hal yang perlu dipikirkan terlebih dahulu seperti; peralatan yang menunjang,  lisensi atau izin, biaya operasional, karyawan, dan masih banyak lagi.

Tentu saja, semua ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Ada berbagai solusi yang dapat diterapkan untuk meminimalisir kebutuhan modal awalmu.

  1. Merilis website perusahaan

Sebagai awal mula suatu usaha, tentu sangat membutuhkan perjuangan sampai Anda bisa menemukan model bisnis yang paling cocok dengan bisnis yang dijalankan. Anda akan memerlukan sebuah halaman blog atau web untuk menarik minat dari para calon konsumen. Hal ini akan membantu Anda dalam mengenalkan produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Kalau saja web yang Anda buat terlihat menarik dan bisa semakin dikenal orang, Anda bisa saja mendapatkan pemasukan tambahan seperti iklan. Sekarang ini, ada berbagai situs yang akan mempermudah Anda untuk membuat blog atau web perusahaan. Tidak harus membuat blog atau web yang ribet, cukup yang sederhana namun memiliki informasi yang jelas.

  1. Meminimalisir kebutuhan biaya operasional

Hal yang satu ini tergantung dari model bisnis apa yang akan dijalankan. Jauh lebih baik jika Anda menjalankan suatu bisnis yang jelas sudah dipahami dengan baik. Anda bisa saja menjadi satu – satunya karyawan, sehingga Anda tidak perlu kebingungan untuk menggaji pegawai. Selain itu, Anda juga tidak perlu adanya kantor khusus. Anda bisa saja bekerja di rumah. Sedangkan untuk lisensi sendiri, hal yang satu ini sangat bergantung pada bidang dan skala bisnis yang Anda kerjakan. Tidak semua bisnis memerlukan lisensi di awal usaha.

  1. Mencari dana dari luar

Ketika Anda memerlukan tambahan dana bisnis, ada berbagai macam pilihan yang bisa diandalkan. Salah satunya adaah dengan mengajak teman yang memiliki satu visi – misi yang sama dengan Anda untuk membangun bisnis dengan bersama – sama.

Tidak usah malu untuk meminjam uang dari keluarga maupun sahabay Anda. Karena hanya merekalah orang – orang yang ada di dekat Anda. Selain itu, Anda juga bisa meminjam uang lewat bank. Perlu diperhatikan bahwa bank mengajukan berbagai syarat yang harus dipenuhi.

Berbagai sumber.

Rahasia kesuksesan ala Jeff Bezos

Berkat kenaikan saham Amazon beberapa waktu lalu, kekayaan dari Jeff Bezos meningkat dan berhasil menyentuh angka USD84,7 miliar. Angka ini tentu mengalahkan Bill Gates, pendiri Microsoft. Sebelumnya, Bill Gates menjadi sosok terkaya di dunia dan belum ada yang bisa menurunkannya.

Jeff Bezos, pendiri Amazon, dinilai sebagai orang yang mempunyai tangan emas. Ia berhasil mendirikan Amazon yang sekarang sudah bisa dibilang mendunia. Dulunya, Amazon hanyalah toko online yang menjual software hardwarenya komputer, buku, video, dan VCD.

Seiring berjalannya waktu, Bezos juga pernah mengalami berbagai kejadian yang pelik. Ia Pernah menjadi seorang koki burger di restoran siap saji, Mc Donald’s ketika usianya masih muda. Di usianya yang masih muda (20 tahunan), ia menghabiskan waktunya untuk mencari berbagai pekerjaan, seperti remaja pada umumnya

Ketika Jeff Bezos masuk di salah atau perguruan tinggi di Princeton, ia sadar bahwa ia tidak bisa mengikuti mahasiswa lain dalam kelas fisik. Sehingga, ia berpindah ke jurusan ilmu komputer untuk mempermudah studinya.

Ketika Jeff Bezos lulus dari perguruan tinggi, banyak perusahaan besar yang sudah mengincarnya seperti Bell Labs, Intel, dan Anderson Consulting. Sayangnya, ia menolak semua perusahaan ini, dan memilih untuk bekerja di sebuah start-up telekomunikasi, Fitel.

Tujuan utama dari start-up ini adalah untuk membuat jaringan telekomunikasi global bagi perusahaan dagang. Unuk memulai pekerjaannya, ia melakukan kode debugging, laporan Wired. Kinerjanya yang bagus, membuatnya naik pangkat dengan lebih mudah dan cepat. Jeff Bezos menjadi kepala pengembangan dan direktur layanan pelanggan.

Ia menghabiskan waktu selama dua tahun lebih untuk mengembangkan Fitel. Berbagai macam hal dilakukan Jeff Bezos untuk membuat perusahaan start-up ini sukses kedepannya. Sayangnya, perusahaan start-up ini harus gulng tikar, sehingga membuat Jeff Bezos harus mencari pekerjaan baru. Ia akhirnya menjadi manajer dari Banker’s Trust.

Jeff Bezos kembali mendapat posisi menjadi video president. Rupanya, bekerja di Banker’s Tristan membuatnya bosan. Diusianya yang ke 26 tahun, ia mulai menjamah sektor teknologi.

Ia mengambil pekerjaan di perusahaan Hedge Fund, dan berhasil menjadi wakil presiden dalam waktu empat tahun. Jeff Bezos diharuskan meneliti berbagai peluang bisnis di internet di awal tahun 1990-an.

Dari sinilah, Jeff Bezos memahami 20 daftar produk yang bisa dijual online. Awalnya, ia memutuskan untuk menjual buku. Ia mendirikan usahanya di garasi rumah, dan memutuskan untuk keluar dari perusahaan. Tentu saja, ini adalah salah satu keputusan besar yang diambilnya. Berbekal dengan gaji yang sudah ditabungnya, Jeff Bezos mulai berusaha kecil – kecilkan di garasi rumahnya.

Tahun 1994, adalah tahun dimana Amazon lahir dan terus bertumbuh hingga sukses seperti sekarang ini.

Berbagai sumber.